Mbojo Resource Lab

IT Resource Center for Dana Mbojo

Yahudi dalam Alquran

Posted by afdoal on January 14, 2009

Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan ingatlah pula bahwasanya Allah telah melebihkan kamu atas segala umat. (QS 2: 47). Ayat tersebut di atas dan beberapa ayat Alquran lainnya seperti Albaqarah ayat 122 diturunkan kepada orang-orang Yahudi yang hidup di zaman Nabi saw.

Ayat-ayat tersebut untuk mengingatkan mereka, betapa Allah SWT telah banyak memberikan nikmat kepada para nenek moyang mereka, antara lain dengan memiliki kecerdasan yang tinggi, dan banyaknya Nabi-nabi yang berasal dari kalangan mereka. Akan tetapi mereka berubah menjadi suku bangsa yang sombong, takabur, mempermainkan ayat-ayat Allah dan ajaran agama, bahkan tidak segan-segan mereka membunuh para Nabi mereka sendiri dan membunuh para dai yang selalu menyeru kepada kebaikan.

Firman Allah: Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyeru manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka, bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih (QS 3:21).

Demikian pula perilaku orang-orang Yahudi di zaman Nabi saw, hampir relatif sama dengan para nenek moyangnya. Mereka sangat membenci, hasad, iri, dan dengki terhadap Nabi saw dan para sahabatnya. Mereka berusaha dengan berbagai macam cara (halus maupun kasar) agar kaum Muslimin meninggalkan ajaran agamanya dan kembali menjadi kufur seperti mereka.

Firman-Nya: Sebagian besar Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran, setelah kamu beriman, karena dengki yang timbul dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran … (QS 2: 109).

Sejarah juga telah mencatat, bahwa hampir seluruh perjanjian yang dibuat antara mereka dan Rasulullah saw, selalu mereka khianati. Karena itu, tidaklah mengherankan jika sekarang pun mereka melakukan hal yang sama. Mengkhianati hampir seluruh perjanjian damai dengan bangsa Palestina, bahkan dengan congkaknya mereka pun tidak mau tunduk kepada resolusi-resolusi yang telah dihasilkan Dewan Keamanan PBB tentang perdamaian Timur Tengah.

Sesungguhnya sikap arogan mereka ini adalah pengulangan sejarah yang telah pernah terjadi sebelumnya, sekaligus sebagai bukti kebenaran firman Allah SWT yang bersifat mutlak absolut dan universal. Karena itu, apa pun alasannya, hendaknya pemerintah tidak membuka hubungan dagang, apalagi hubungan diplomatik, dengan Israel (baca: Yahudi dan Zionis), karena hanyalah akan merugikan kita semua, sebagai bangsa yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Apalagi Alquran dan sejarah perjalanan kehidupan umat sudah memberikan peringatan kepada kita semua, kecuali jika kita memang akan menjadi bangsa yang sombong seperti mereka yang sudah tidak peduli lagi pada ayat-ayat Allah SWT. Wallahu ‘alam bi ash-shawab

By KH Didin Hafidhuddin MSc

6 Responses to “Yahudi dalam Alquran”

  1. [...] Yahudi dalam Alquran Yahudi dalam Alquran [...]

  2. Asrul said

    Pak Didin H, Yth.
    Ya begitulah Yahudi. Cuman sebelum ngajak yg lain utk boikot Yahudi, sebaiknya P Didin ngajak diri sendiri anak dan istri dulu.
    Mudah2an P Didin sekeluarga tdk penah makan di Mc D, tdk pernah minum Coca Cola,Fanta & Sprite. Tdk pernah pakai produk Unilever, tdk pernah menyimpan duit di Bank, tdk pernah beli bensin, tdk punya kartu kredit dll.

    Kita yg paling anti Yahudi sekalipun, tdk kita sadari adalah penyokong Yahudi Pak. Gak percaya ? Terserah Pak. Kita semua dikibulin, dikadalin Yahudi.Pernah pergi Haji ke Mekah khan ? Ada gak hotel Hilton, JW Marriot, Hyat? Lha wong org Arab aja mesra gitu dg Yahudi??? Tunjukkan bhw anda anti Yahudi sejati, lalu pergi ke hutan, hidup damai di sana. Kemudian barulah anda boleh berkampanye anti Yahudi. Cara dagang kita, cara berpolitik kita, mazab ekonomi, hukum, demokrasi, science and teknologi yg kita adopsi dlm kehidupan sehari hari ini, adlh cara Yahudi bos. Ini kenyataan yg susah utk dihindari. Yg mengazab Yahudi bukan kita, tp itu sudah masuk urusan / teritory ALLAH Rob semesta Alam.

  3. Asrul said

    Nambah lagi Bos. Semua pelaku teror d Ind, Noordin M Top kek, DR Azhari kek, Imam Laut kek, Amrozo kek, nggak sadar sama sekali dijadikan agen Yahudi. Lalu timbul pertanyaan Why ?? They use another people to attack back to them ? Anda kan intelektual (Msc), pasti punya tafsir sendiri.
    I am looking forward for your comment/reply also to everyone else.
    Let’s us discuss this funny / ridiculous phenomena.

  4. wongbulu said

    Saya tinggal di arab loch…,yng paling lucu yach di mekkah. lihat aja di sekitar masjid haram selain hotel Hilton sekarang di Zam Zam Tower stan-stanya di penuhi butik-butik yahudi. tapi kenapa sih kita membenci yahudi? apa ga salah tuch? seharusnya tuch kita malah benci ma orang-orang Arab, mereka itu orang-orang munafik. inget loch Arab ma Yahudi tuch sodara tiri jadi yach benci-benci sayang …gitu loch.

  5. karat otak said

    Heheheheheh lucu… saya setuju dengan Asrul… bahwa kita ini memang sudah di bodohi… orang-orang tuch gak sadar kalau facebook itu juga produk mereka yang didesain sedemekian rupa yang berfungsi untuk memata-matai kegiatan kita. coba aja anda perhatikan obrolan di facebook, bahkan hal yang gak pentingpun di curhatin ke facebook. dengan cara seperti itulah mereka mencoba untuk mengawasi gerak gerik kita…

  6. Ibnu Usman az-zira said

    ini adalah artikel yang sangat bagus dan penting untuk diketahui ummat islam…terima kasih banyak saya ucapkan kepada KH Didin Hafidhuddin MSc yang dengan ikhlas hati untuk menulis dan menerbitkan tulisan ini.semoga ini bermanfaat bagi kita,kita betul2 tunjukkan wala’ dan bara’ kita terhadap si laknatullah yahudi dan orang2 yang bekerja sama denganya.
    dakwah itu wajib..menyampaikan kebenaran itu adalah wajib sekalipun maut taruhanya.termasuk mendapatkan kritik2 yang mungkin sangat pedas dari teman2 sesama islam.
    untuk teman2 sesama islam…sungguh tidak bagus bila krik itu disampaikan dengan bahasa yang kurang indah. yang seakan2 dengan bahasa itu meremehkan seseorang apalagi itu ulama.
    ingatlah kata yang indah akan keluar dari mulut yang indah, yang tentu dasarnya adalah hati yang indah.begitupun sebaliknya.
    sudah jelas wahai saudaraku semuanya..bahwa yahudi adalah musuh sejati kita…dan peperangan dengan mereka itu tidak akan pernah berhenti sampai kiamat datang..itu adalah janji allah. itu semua sebagai cobaan bagi kaum muslim, eberapa jauh dan besar ketaatanya terhadap allah dan rasulnya. yang dalam hal ini kita bisa bahasakan dengan wala’ dan bara’.
    untuk menghindar dari produk2 yahudi kita tidak perlu tinggal menyendiri digunung yang terpencil.nikmat allah yang lain masih sanagt banyak untuk kita bisa makan dan minum. dan kalaupun nikmat itu memang sudah tidak bisa kita kirakan lagi…rasulullah telah mengabarkan dalam haditsnya bahwa akar pohon itu lebih bagus kita makan dari pada berbaik2 dengan orang2 yahudi.
    katakan pada ummat bahwa yahudi adalah musuh kita bersama…oleh karena itu lepaskan semua hal atau hubungan yang yang ada hubunganya dengan mereka apapun itu bentuknya. makan dan minumlah dari rizki yang halal lagi baik…berhukumlah dengan hukum allah.buang jauh2 demokrasi itu.cukuplah allah sebagi pelindung rasul sebagai teladan para ulama salaf sebagai pembimbing.allahu akbar

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>